Penerapan Social Mapping pada Identifikasi Potensi Wisata di Kalurahan Petir, Rongkop, Gunungkidul

Afriyanti Afriyanti

Abstract


Pariwisata menjadi bahasan yang cukup menyita perhatian beberapa tahun terakhir. Pengembangan pariwisata dapat dilakukan setelah adanya identifikasi potensi wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi wisata di Kalurahan Petir, Rongkop, Gunungkidul. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui Focus Group Discussion (FGD). Instrumen penelitian yang digunakan pedoman wawancara yang telah diadaptasi dengan teknik social mapping. Subjek penelitian ini merupakan perwakilan pemerintah kalurahan dan kelompok sadar wisata Kalurahan Petir. Teknik analisis data yang digunakan yakni analisis data kualitatif model Miles dan Huberman, meliputi: a) reduksi data; b) penyajian data; dan c) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa Kalurahan Petir memiliki potensi wisata meliputi: a) wisata budaya (Upacara Adat Sadranan, Upacara Hari Jadi Kalurahan, dan Upacara Adat Suran); b) wisata edukasi; dan c) wisata alam (Teras Petir, Rumah Gundala, dan Gunung Buthak). Potensi ini sangat perlu dimantapkan agar dapat menjadi wisata unggulan. Tantangan yang dihadapi meliputi: kurangnya pemahamanan antara tradisi dan agama, belum dapat bersaing dengan destinasi wisata lain, kesulitan mencari investor dan masalah pembebasan lahan. Salah satu solusi yang ditawarkan yakni memanfaatkan relasi/jejaring yang telah diidentifikasi dan memaksimalkan sinergi peran dari pihak internal dan eksternal di lintas sektor..
Kata kunci : potensi wisata, social mapping, FGD, Petir, Gunungkidul

References


Adebayo, A. D., & Butcher, J. (2021). Constraints and Drivers of Community Partisipation and Empowerment In Tourism Planning and Development in Nigeria. Tourism Review International, 209-227.

Afriyanti, R. (2021). Identifikasi Penggunaan Dana Desa untuk Penanggulangan Kemiskinan di Kapanewon Rongkop Kabupaten Gunungkidul. Jurnal Masyarakat dan Desa, 106-122.

Badarudin, K. K. (2018). Community empowerment based social and village business company (BUMDes). 2nd International Conference on Social and Political Development (ICOSOPC 2017), 181-187.

BPS. (2023). Gunungkidul dalam Angka. Gunungkidul: BPS Gunungkidul.

Desa Petir. (2017). Buku Profil Desa Petir. Gunungkidul: Tidak dipublikasikan.

Dyah, C. W., Mulyani, E., Afriyanti, A., & Cahyono, H. (2022). Analysis of The Impact of Tourism on Economic Growth og Gunungkidul District. Jurnal Ekuilibrium, 182-189.

Firdaus, M., Hamdani, & Asysyifa. (2018). Pemetaan Sosial (Social Mapping) Masyarakat Sekitar KHDTK di Desa Mandiangin Barat. Jurnal Sylva Scienteae, Vol. 01(1); 92-103.

Gunungkidul, B. (2023). Gunungkidul dalam Angka. Gunungkidul: BPS Gunungkidul.

Kemenparekraf. (2020). Buku Panduan Pengembangan Desa Wisata Berbasis Pendampingan melalui Perguruan Tinggi. Jakarta: Kemenparekraf RI.

Miles, & Huberman. (1992). Analisis Data Kualitatif. Jakarta: Universitas Indonesia.

Pangestoeti, W., & Ramadhani. (2019). Mapping Potensi Bencana Sosial di Kota Batam. Jurnal Masyarakat Maritim, Vol.2(1).

Sukaris. (2019). Social Mapping sebagai Landasan Perencanaan Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan. Jurnal Riset Enterpreneurship, Vol. 2(1) 2621-153X.