Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Minat Wisatawan Berkunjung Ke Objek Wisata Telaga Ngebel Kabupaten Ponorogo

Nabila Maharani(1*), Asis Riat Winanto(2), Sayid Abas(3), Choirul Hamidah(4), Yeni Cahyono(5)
(*) Corresponding Author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Minat Wisatawan Berkunjung ke Objek Wisata Telaga Ngebel Kabupaten Ponorogo, dari hasil penelitian yang penulis temukan di lapangan dengan menggunakan populasi dalam penelitian sebanyak 100 orang wisatawan yang berkunjung ke Telaga Ngebel sedangkan sampel dari penelitian ini berdasarkan tabel krejcie sebanyak 80 orang wisatawan, dari hasil yang diperoleh dari responden diolah dengan program SPSS dengan tahapan melalui uji instrumen validitas, uji reabilitas dan uji regresi linier berganda. Dari hasil analisis terdapat empat faktor yang dipilih penulis yang dapat mempengaruhi minat wisatawan berkunjung ke objek wisata Telaga Ngebel Kabupaten Ponorogo. Setelah dilakukan rotasi terhadap faktor yang terbentuk maka di peroleh faktor yang paling dominan terhadap minat wisatawan yang berkunjung ke objek wisata Telaga Ngebel yaitu variabel daya tarik karena adanya nilai daya tarik yang terdapat dalam suatu objek. Faktor ini merupakan faktor yang paling dominan mempengaruhi minat wisatawan berkunjung ke objek wisata Telaga Ngebel Kabupaten Ponorogo, walaupun faktor yang lain juga memiliki perngaruh terhadap minat wisatawan berkunjung ke objek wisata Telaga Ngebel Kabupaten Ponorogo.


Full Text:

References


  1. Griffin, (2005), Customer Loyalty. Jakarta : Penerbit Erlangga.
  2. Karyono, Hari. (1997). Kepariwisataan. Jakarta: Grasindo
  3. Kuntjojo. (2009). Metodologi Penelitian. Metodologi Penelitian. Retrieved from https://ebekunt.files.wordpress.com/2009/04/metodologi-penelitian.pd
  4. Letak Geografis.Badan Pusat Statistik Kabupaten Ponorogo. Diakses tanggal 24-04-2021.
  5. Marpaung, Happy (2002). Pengetahuan Kepariwisataan. Bandung: Alfabeta.
  6. Nurfadilah, Khairunnisa Afsari (2017). Strategi Pengembangan Pariwisata Pantai Pangandaran (Studi Kasus di Kabupaten Pangandaran).
  7. Schiffman and Kanuk, Lazar. 2000. Costumer Behaviour. Internasional Edition. Prentice Hall. New Jersey.
  8. Sedarmayanti. (2014). Sumber Daya Manusia dan Produktivitas Kerja. Jakarta: Mandar Maju
  9. UU Nomor 9 Tahun 1990 tentang Kepariwisataan. Jakarta: Menteri Sekretaris Negara
  10. UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
  11. Yoeti, Drs. H. Oka A. 2002. Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata, Cetakan Pertama Pradnya Paramita. Jakarta

Refbacks

  • There are currently no refbacks.