PERSEPSI ORANG TUA TERHADAP PENDIDIKAN SEKS PADA ANAK USIA DINI DI DESA TAWANG KECAMATAN WERU KABUPATEN SUKOHARJO

Junita Dwi Wardhani, Rokhana Nur Solikhah

Abstract


Banyak orang tua yang beranggapan bahwa seks adalah masalah yang tabu
untuk dibicarakan, apalagi untuk mengajarkannya kepada anak-anak. Orang tua
beranggapan bila kelak anak dewasa mereka akan tahu dengan sendirinya,
sehingga pendidikan seks ini tidak perlu diajarkan. Padahal pendidikan seks
sebenarnya mengajarkan anak untuk mengenal anggota tubuhnya, bagaimana
merawat dan menjaganya. Akhir-akhir ini marak sekali diberitakan kasus
pelecehan seksual yang korbannya adalah anak. Latar belakang kasus ini
sebenarnya adalah persepsi orang tua yang keliru tentang seks. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat persepsi orang tua terhadap
pendidikan seks pada anak usia dini di Desa Tawang Sukoharjo dan faktor apa
saja yang mempengaruhinya. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 45
orang tua yang memiliki anak usia 4-6 tahun. Dengan menggunakan teknik
Purposive proportional random sampling. Metode yang digunakan dalam
penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survey. Data
persepsi orang tua dan data faktor-faktor yang berhubungan dengan persepsi
orang tua diperoleh melalui angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah
analisis korelasi product moment menggunakan SPSS for windows 15.00. Hasil
analisis product moment diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,664 dengan
taraf signifikasi 0,05 rhitung > rtabel yaitu 0,664 > 0,361, berarti terdapat
perbedaan persepsi orang tua terhadap pendidikan seks pada anak usia dini.


Keywords


Persepsi orang tua, pendidikan seks, anak usia dini

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.