INTEGRASI NILAI DAN KEARIFAN LOKAL DALAM PEMBELAJARAN BERORIENTASI PEMBENTUKAN KARAKTER

Rivai Mana, Rasyidah Zainuddin, Abdul Malik Iskandar

Abstract


Tujuan penulisan paper ini adalah menemukan pola integrasi ‘nilai’ dan
‘kearifan lokal’ dalam proses pembelajaran yang berorientasi pendidikan karakter
manusia. Aspek ini dianggap urgen karena mahasiswa secara umum telah
mengalami pergeseran karakter yang menjauhi nilai-nilai kemanusiaannya. Hal
tersebut berdampak pada terwujudnya perilaku menyimpang seperti tawuran,
napza, geng motor, dan sebagainya. Selain itu, mereka juga tidak mengetahui
banyak tentang kearifan lokal-nya yang penuh dengan inspirasi atas nilai kemanusiaan
dan kehidupan.
Paper ini menggunakan pendekatan studi kasus terhadap sejumlah dosen pada
prodi Sejarah FKIP Universitas Pejuang RI Makassar. Kepada mereka dilakukan
wawancara sebagai mekanisme pengumpulan data. Hasil wawancara tersebut
kemudian diolah, lalu dianalisis dan ditafsirkan yang diakhiri dengan kesimpulan.
Berdasarkan data hasil penelitian, disimpulkan beberapa hal berikut: (1) integrasi
nilai dan kearifan lokal cukup menantang bagi dosen karena mereka harus
memahami bahasa dan budayanya kembali terutama kearifan lokal. Hal yang
sama juga terjadi pada mahasiswa yang harus belajar kembali tentangnya. (2)
memperbanyak contoh kasus kearifan lokal yang diinterpretasi ke dalam realitas
sekarang. (3) membiasakan mahasiswa berinteraksi dengan nilai dan kearifan
lokal melalui; penugasan atau laporan akhir yang datanya berbasis riset; laporan
hasil observasi, yang semuanya didisikusikan bersama di dalam kelas.


Keywords


integrasi, nilai, kearifan lokal, pembelajaran, karakter

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.