HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK HARIAN DENGAN GANGGUAN SIKLUS MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI DI SMPN 2 PONOROGO

Novi Kusuma Wati, Hery Ernawati, Sholihatul Maghfirah

Abstract


Gangguan menstruasi sering terjadi pada sebagian remaja putri. Gangguan yang sering terjadi pada remaja putri adalah gangguan siklus menstruasi. Salah satu faktor yang menyebabkan gangguan siklus menstruasi adalah aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik harian dengan gangguan siklus menstruasi pada remaja putri. Desain penelitian ini adalah korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah 141 siswi kelas VII di SMP N 2 Ponorogo dengan besar sampel sebanyak 43 responden. Dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Teknis pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis menggunakan Uji Chi-Square. Hasil penelitian aktivitas fisik harian didapatkan sebagian besar 22 responden (51,2%) kategori ringan. Pada siklus menstruasi pada remaja putri sebanyak 27 responden (62,8%) tidak teratur. Analisis hubungan didapatkan p value (0,001) < α (0,05) yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti ada hubungan. Pada keeratan hubungan 0,490 dalam kategori keeratan hubungan cukup antara aktivitas fisik harian dengan gangguan siklus menstruasi. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar remaja putri siklus menstruasi tidak teratur hal ini dikhawatirkan menjadi komplikasi pada penyakit dan organ tubuh lainnya. Sehingga diharapkan remaja mampu untuk meningkatkan aktivitas fisik yang baik agar siklus menstruasi menjadi teratur.

Full Text:

PDF

References


. Anwar, Mochammad. 2011. Ilmu Kandungan Edisi ke-3. Jakarta: Bina Pustaka

. Budayati, Eka Swasta. (2010) .”Olahraga dan Fisiologi Reproduksi Wanita”.FIK Universitas Negeri Yogyakarta. Vol VI,No 2

. Kementerian Kesehatan RI. Rajin Aktivitas Fisik, KEMENKES RI.

. Kusmiran, E. (2014) .”Kesehatan Reproduksi Remaja dan Wanita”. Jakarta, Salemba Medika.

. Mahitala, Anindita. (2015). “Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Gangguan Menstruasi Wanita Pasangan Usia Subur Di Desa Temanggung Kecamatan Kaliangkrik Kabupaten Magelang Tahun 2015”. Jurnal Kesehatan Masyarakat. Volume 3, Nomor 3

. Naibaho,Winny Novietta K, Slamet Riyadi, Arif Suryawan. (2014). “Hubungan antara Tingkat Aktivitas Fisik dan Siklus Menstruasi pada Remaja di SMA Warga Kota Surakarta” Nexus Kedokteran Komunitas Vol3./No.2

. Nurmalina, Rina & Bandung Valley. (2011) . “Pencegahan & manajemen obesitas”. Jakarta : PT Elex Media Komputindo: Kompas Gramedia

. Priyanto, dkk. (2017). “Hubungan antara kebiasaan menonton televisi terhadap nilai hasil belajar pendidikan agama”. Vol 1. No.1

. Riset Kesehatan Dasar.2010. Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan RI. Jakarta

. . 2013. Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan RI. Jakarta

. Salam, A. (2010). “Faktor risiko kejadian obesitas pada remaja”. Jurnal mkmi. Vol 6 (3)

. Suciati, Esti. (2015). “Hubungan Antara Aktivitas Fisik Dengan Siklus Menstruasi Pada Siswi Sma Di Kota Yogyakarta”. Yogyakarta, Universitas Gajah Mada.

. Sternfeld, Barbara, et al. 2002. “Physical Activity and Menstrual Cycle Characteristics in Two Prospective Cohorts”. American Journal of Epidemiology. Vol. 156, N


Refbacks

  • There are currently no refbacks.