PENGARUH SENAM REMATIK TERHADAP PENURUNAN NYERI RHEMATOID DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA BENGKULU TAHUN 2019

Ida Samidah, Murwati Murwati

Abstract


Rheumatoid adalah suatu penyakit autoimun yang ditandai dengan terdapatnya sinovitis erosive simetrik yang mengenai jaringan persendian, seringkali juga melibatkan organ tubuh lainya yang disertai nyeri dan kaku pada sistem otot. Proses degeneratif tubuh yang terjadi seiring dengan pertambahan usia akan meningkatkan risiko terjadinya nyeri sendi akibat osteoarthritis lutut. Tujuan penelitian ini diketahui pengaruh senam rematik terhadap nyeri rheumatoid di panti social tresna werdha. Metode yang digunakan adalah desain penelitian Desain penelitianini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Penelitian eksperimen semu dilakukan untuk mengetahui pengaruh suatu perlakuan terhadap karakteristik subjek yang diteliti. Hasil analisis uji univariat bahwa Hampir sebagian responden nyeri sedang dengan hasil persentase 34,9% sebelum dilakukan senam rematik, hampir sebagian responden nyeri ringan dengan hasil persentase 44,4% setelah dilakukan senam rematik Hasil analisis Bivariat ada pengaruh senam rematik terhadap nyeri rheumatoid di panti social tresna werdha Bengkulu dimana nilai p (0,000) ≤ α (0,05). Peneliti menyarankan bagi lansia untuk melakukan senam rematik untuk menurangi nyeri rheumatoid.Rheumatoid adalah suatu penyakit autoimun yang ditandai dengan terdapatnya sinovitis erosive simetrik yang mengenai jaringan persendian, seringkali juga melibatkan organ tubuh lainya yang disertai nyeri dan kaku pada sistem otot. Proses degeneratif tubuh yang terjadi seiring dengan pertambahan usia akan meningkatkan risiko terjadinya nyeri sendi akibat osteoarthritis lutut,Tujuan penelitian ini diketahui pengaruh senam rematik terhadap nyeri rheumatoid di panti social tresna werdha. Metode yang digunakan adalah desain penelitian Desain penelitianini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Penelitian eksperimen semu dilakukan untuk mengetahui pengaruh suatu perlakuan terhadap karakteristik subjek yang diteliti. Hasil analisis uji univariat bahwa Hampir sebagian responden nyeri sedang dengan hasil persentase 34,9% sebelum dilakukan senam rematik, hampir sebagian responden nyeri ringan dengan hasil persentase 44,4% setelah dilakukan senam rematik Hasil analisis Bivariat ada pengaruh senam rematik terhadap nyeri rheumatoid di panti social tresna werdha Bengkulu dimana nilai p (0,000) ≤ α (0,05). Peneliti menyarankan bagi lansia untuk melakukan senam rematik untuk menurangi nyeri rheumatoid.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.