PEMBELAJARAN INOVATIF DISCUSSION DALAM MEMBENTUK HIHGER ORDER OF THINGKING SKILL SEBAGAI UPAYA MENGATASI KRISIS IDENTITAS DI ERA MILENIAL

Roza Dahlia

Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tulisan peneliti yang berjudul “Peranan Metode Diskusi Dalam Pembentukan Karakter Mahasiswa Melalui Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan (PKn)” (Edi, Tingkap Vol. XI No. 1 Th. 2015 hal. 23-35). Artikel ini menulis tentang kurangnya aktivitas belajar mahasiswa. Untuk meningkatkannya diterapkanlah metode diskusi dalam pembelajaran PKn. Tetapi peneliti mengkritisi penerapan metode diskusi ini Dimana, dalam diskusi baik mahasiswa maupun dosen lebih mengarah pada tanya-jawab, jarang saling bertukar informasi apalagi saling memahami informasi, tidak sanggup menganalisis dan mengomentari informasi yang berbeda, tidak banyak yang aktif tetapi lebih banyak jadi penonton sehingga kemampuan berpikir kritis dan kecakapan-kecakapan interpersonal sulit dicapai. Maka, dalam jurnal tersebut peneliti mencoba menawarkan metode diskusi yang tidak mengarah kepada metode tanya jawab semata yakni Inovatif Discussion

Secara teoritis apa yang ditawarkan tersebut cukup menarik. Tetapi timbul pertanyaan apakah metode diskusi yang bukan sekedar bertanya jawab tersebut mampu menjawab permasalahan yang mendasar dari mahasiswa tadi yakni kurangnya aktivitas belajar mahasiswa. Untuk itulah dalam penelitian ini, peneliti ingin menerapakan metode diskusi bukan sekedar bertanya jawab ini dalam proses pembelajaran Pendidikan Pancasila apakah mampu untuk meningkatkan aktivitas belajar mahasiswanya. Metode penelitan yang digunakan yaitu pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK).

Berdasarkan data hasil penelitian yang dilaksanakan di kelas III F mahasiswa STKIP Adzkia jurusuan PGSD dalam meningkatkan aktivitas belajarnya dalam mata kuliah Pendidikan Pancasila menggunakan Inovatif Discussion maka dapat disimpulkan hasil dari penilitiannya yakni dalam meningkatkan aktiviats belajar mahasiswa dengan Inovatif Discussion dibuat silabus dan SAP yang menggambarkan diskusi dalam beberapa tahap yakni prepared, discussion dan conclusion yang tidak mengarah pada tanya jawab. Terjadi peningkatan Writing Activities mahasiswa pada pembelajaran Pendidikan Pancasila yakni pada pertemuan ke 8 yakni mahasiwa membuat rangkuman yang relevan dengan materi, lengkap dan rapi. Dan terjadi peningkatan Oral Activities mengemukakan pendapat pada pertemuan ke 10 yakni mengemukakan pendapat dengan kalimat yang jelas, tepat, dan penuh percaya diri. Sedangkan pada Oral Activities diskusi pada pertemuan ke 11 yakni ikut serta, serius dan berpartisipasi aktif dalam diskusi


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.