ISLAM TIGA KAKI: REKONSTRUKSI EPISTEMOLOGI PENDIDIKAN ISLAM INDONESIA

Akh. Muzakki

Abstract


Dalam soal agama, seseorang akan memiliki otoritas [untuk berbicara tentangnya] jika: dia Muslim dan ketika berbicara memang sesuaidengan rujukan yang otentik. Orang Barat, karena tidak ber-Islam, tidak bisa jadi rujukan. Dalam tradisi kita, kita menimba ilmu dari ulama: Fas’alu ahl al-dzikr in kuntum la ta`lamun. Yang dinamakan ahl al-dzikr dalam Islam adalah yang ahli ilmunya dan sekaligus amaliyahnya, dan orangnya memang saleh. Jadi, kita tidak mengambil ilmu dari orang yang tidak saleh. (Hartono Ahmad Jaiz, 2004) Hanya ada satu hal yang menjadi keberatan saya... mengabaikan studi orang “lain” atas Islam karena mereka orang “lain”; atau karena mereka melakukan kegiatan kristenisasi di dunia Islam; atau karena mereka adalah Orientalis. ...Kalau seseorang mengkritik pembukuan Qur’an, apakah kredibilitasnya sebagai seorang Orientalis membatalkan seluruh pendapatnya? Kalau seseorang mengutip dari mereka, apakah orang itu kena getahnya rightaway? Dengan kata lain: Apakah yang boleh “mengurus” agama itu hanya orang-orang beragama bersangkutan? (Ulil Abshar-Abdalla, 2003)


Full Text:

PDF

References


Ulil Abshar-Abdalla, 2003, “Re: Jawaban Adnin Armas ISTAC u/Luthfie,” Mailing List Jaringan Islam Liberal, 22 Desember 22: islamliberal@yahoogroups.com (Diakses 22 Desember 2003).

Hartono Ahmad Jaiz, Ada Pemurtadan di IAIN, (Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2005).

Akh. Muzakki, “Otentisitas, Problem Dasar Islam,” Media Indonesia, 2 Mei 2003.

Masdar Hilmy dan Akh. Muzakki, Dinamika Baru Studi Islam Indonesia, (Surabaya: Arkola, 2005).

Abu Ishaq al-Syatibi, al-Muwafaqat, (Beirut: Dar al-Ma’rifah, 1994 (1415 H)).

M. Amin Abdullah, Studi Agama: Normativitas atau Historisitas?, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1996).

Khaled M. Abou El Fadl, And God Knows the Soldiers: The Authoritative and Authoritarian in Islamic Discourses, (Lanham, Md.: University Press of America, 2001).

Mohamed Arkoun, Nalar Islami dan Nalar Modern: Berbagai Tantangan dan Jalan Baru, terj. Rahayu S. Hidayat, (Jakarta: INIS, 1994).

Muhammad `Abid al-Jabiri, Al-`Aql al-Akhlaqi al-`Arabi: Dirasah Tahliliyah Naqdiyah li Nudhum al-Qiyam fi al-Tsaqafah al-`Arabiyah, (Maroko: Markaz Dirasat al-Wihdah al-`Arabiya, 2001).

Michel Foucault, Power/Knowledge, terj. Colin Gordon et al., ed. Colin Gordon, (Sussex: The Harvester Press, 1980).

Edward Said, Orientalism: Western Conceptions of the Orient, cetakan ketiga, (Harmondsworth: Penguin, 1991).

Edward Said, The Question of Palestine, (New York: Times Books, 1979)

Edward Said, Covering Islam: How the Media and the Experts Determine How We See the Rest of the World, (London: Routledge & Kegan Paul, 1981)

G.H. Bantock, Education and Values: Essays in the Theory of Education, (London: Faber and Faber, 1965).

Michael Belok et al., 1966, Approaches to Values in Education, (Dubuque, Iowa: W.C. Brown Co, 1966).

Dale F. Eickelman, “The Study of Islam in Local Contexts,” Contributions to Asian Studies, Vol. XVII, 1982.

Robert Redfield, The Little Community, Peasant Society and Culture, (Chicago & London: The University of Chicago Press, 1963).

Richard C. Martin, “Preface,” Contributions to Asian Studies, Vol. XVII, 1982.

Eickelman, “The Study of Islam,” 1

Eickelman, “The Study of Islam,” 2

Eickelman, “The Study of Islam,” 11

Talal Asad, The Idea of an Anthropology of Islam, (Washington, D.C.: Center for Contemporary Arab Studies, Georgetown University, 1986).

Mochtar Buchori, “Islamic Studies and Social Transformation in Indonesia,” dalam Fu’ad Jabali dan Jamhari (eds.), Islam in Indonesia: Islamic Studies and Social Transformation, (Montreal dan Jakarta: Indonesia-Canada Islamic Higher Education Project, 2002)

John R. Bowen, Muslims through Discourse: Religion and Ritual in Gayo society, (Princeton, N.J.: Princeton University Press, 1993).

Nurcholish Madjid, Islam, Kemodernan dan Keindonesiaan, (Bandung: Mizan, 1987).

Ahmad Taufiq, “Mencermati Epistemologi Madrasah,” Edukasi, Vol.I, No.2 (April-Juni 2003).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


_____________________________________

FAKULTAS AGAMA ISLAM

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO

Jl. Budi Utomo No.10, Ronowijayan, Siman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur 63471

View My Stats ISIE UMPO 2018

Indexed By:

Supported By: