PENDEKATAN KULTURAL DALAM PELAKSANAAN SUPERVISI KEPALA MADRASAH IBTIDAIYAH (MI) UNTUK MENINGKATKAN KINERJA GURU PAI DI KOTA JAYAPURA

Atinah Rohmah

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penjelasan tentang supervisi kepala madrasah dalam peningkatan kinerja guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Madrasah Ibtidaiyah (MI)  kota Jayapura, dengan membahas: 1. Unsur-unsur yang disupervisi kepala madrasah terhadap guru Pendidikan Agama Islam (PAI); 2. Strategi supervisi kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru Pendidikan Agama Islam (PAI) berdasarkan pendekatan kultural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan  menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisa deskriptif kualitatif dengan pertimbangan bahwa penelitian ini berusaha menggambarkan dan mempresentasikan data secara sistematis, ringkas dan sederhana tentang manajemen kelas dalam rangka mengefektifkan pembelajaran siswa. Keabsahan temuan data dilakukan dengan teknik triangulasi. Informan dalam penelitian ini adalah Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) di kota Jayapura. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1. Unsur-unsur yang disupervisi kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) di kota Jayapura adalah bidang kompetensi pedagogi khususnya perencanaan pembelajaran, proses belajar mengajar, dan evaluasi pembelajaran; 2. Strategi yang dilakukan oleh kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) di kota Jayapura dalam meningkatkan kinerja guru pendidikan agama Islam diantaranya: Melakukan kunjungan kelas, melakukan kunjungan observasi, mengadakan rapat, mengadakan diklat dan pertemuan pribadi dengan guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Adapun tindak lanjut dari supervise kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) dalam meningkatkan kinerja guru Pendidikan Agama Islam diantaranya Guru  pendidikan agama Islam berusaha untuk dapat  memperbaiki kemampuan merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, mengevaluasi pembelajaran dengan cara melakukan observasi terhdap guru pendidikan agama Islam lainnya, mempelajari buku-buku tentang pembelajaran, mengikuti musyawarah guru mata pelajaran pendidikan agama Islam. Sedangkan tindak lanjut dari kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI antara lain: Mengevaluasi perencanaan pembelajaran yang telah direncanakan oleh guru, mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran guru dan pembuatan evaluasi pembelajarannya. Apabila usaha tersebut masih dianggap kurang  berhasil, maka kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) di kota Jayapura memberikan kesempatan untuk mengikuti pelatihan kepada guru Pendidikan Agama Islam.


Full Text:

PDF

References


Arikunto, Suharsimi. 1990. Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Burhanuddin, Yushak. 2005. Administrasi Pendidikan. Bandung: CV.Pustaka Setia.

Cowel, Nick, dkk. 1995. Teknik Mengembangkan Guru dan Siswa Buku Panduan Untuk Penilik Sekolah Dasar. Jakarta.

Danim, Sudarwan. 2002. Inovasi Pendidikan: Dalam Upaya Peningkatan Profesionalisme Tenaga Kependidikan. Bandung: Penerbit Pustaka Setia.

Deal & Peterson. 1999. Menciptakan Budaya Sekolah Yang Tetap Eksis, http://www.mediaindonesia.co.id, diakses Tanggal 8 Maret 2018.

Degeng, I Nyoman Sudana. 1993. Buku Pegangan Teknologi Pendidikan, Pusat Antar Universitas untuk Peningkatan dan Pengembangan Aktivitas Instruksional Universitas Terbuka. Jakarta: Dekdikbud RI, Dirjen Dikti.

Masaong, Abd Kadim & Ansar. 2011. Manajemen Berbasis Sekolah (Teori, Model dan Implementasi. Gorontalo: Senta Media.

Mulyana, Dedy. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif: Paradigma Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial Lainnya. Bandung: Remaja Rosydakarya.

Mulyasa, E. 2000. Manajemen Berbasis Sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya.

_________. 2007. Menjadi Kepala Sekolah Profesional. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Milles, Mattheu Milles and Huberman, Michael. 1992. Analisis Data Kualitatif. UI Press: Jakarta.

Moleong, Lexy. 2002. MetodePenelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya Offset.

Nasution. 1988. Metode Penelitian Naturalistik-Kualitatif. Bandung: Tarsito.

Purwanto, Ngalim. 2006. Administrasi dan Supervisi Pendidikan. Bandung: Penerbit PT. Remaja Rosdakarya.

Riduwan. 2012. Metode dan Teknik Menyusun Proposal Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Robbins, Stephen P. 1982. The Administrative Process, Second edition. New Delhi: Prantice-hall of India. Private limited.

Sahertian, Piet A. 2000. Konsep Dasar dan Teknik Supervisi Pendidikan Dalam Rangka Pengembangan SDM. Jakarta: PT.Rineka Cita.

Steller, Arthur W. 1983. Curiculum planning, Fenwick W English, (editor) Fundamental Curriculum Decisions. Virginia: ASCD.

Sutomo, Hendiyat dan Suemanto, Waety. 1984. Kepemimpinan dan Supervisi Pendidikan. Jakarta: Bina Aksara.

Wahyudi. 2012. Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Organisasi Pembelajar (Learning Organization). Bandung: CV. Alfabeta.

Wahab, Abdul Aziz. 2011. Anatomi Organisasi Dan Kepemimpinan Pendidikan (Telaah Terhadap Organisai Dan Pengelolaan Organsisasi Pendidikan). Bandung: Alfabeta.

Wijaya, Cece, dkk. 1999. Kemampuan dasar dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 2007. Bandung: Citra Umbara.

Uno, Hamzah B. 1998. Teori Belajar dan Pembelajaran (suatu pengantar). STKIP Gorontalo: Penerbit Nurul Jannah.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


_____________________________________

FAKULTAS AGAMA ISLAM

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO

Jl. Budi Utomo No.10, Ronowijayan, Siman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur 63471

View My Stats ISIE UMPO 2018

Indexed By:

Supported By: