Education in Rahmatan Lil ‘Alamin Perspective

Dian Iskandar Jaelani

Abstract


Abstract

Education is believed to be a force and an awareness to make human beings civilized and dignified, which in the Islamic conception of education is aimed at becoming a "grace" for all. To achieve this ideal goal requires a relevant and compatible superstructure and infrastructure for an educational institution, whether formal, informal, and nonformal. In addition, endless endeavors are also indispensable. So far the reality of the output of our educational institution is still far from the ideal ideal. It reads from the alienation of our human education resources when speaking on the global scene as well as grassroots communities, and if examined further and deeper, then many things need to be addressed and rearranged, both in the realm of the system and its implementation. This simple paper will attempt to discuss and provide a concept of locus foothold on the level of Education in the Rahmatan Lil 'Alamin Perspective. Furthermore, this paper is divided into three parts, namely Introduction, Discussion, then end with Closing.


Full Text:

PDF

References


Al-Qur’an dan Terjemahannya, versi e-book, (Imajina Fun Studio, 2007), hlm. 500.

Antonio, Safii. 2009. Muhammad SAW.: The Super Leader Super Manager. Jakarta: Tazkia Publishing.

Baharuddin dan Makin, 2007. Pendidikan Humanistik; Konsep, Teori, dan Aplikasi Praktis dalam Dunia Pendidikan. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Bakir, Pendidikan Agama Islam Berbasis Tiga Matra Pemberdayaan Sosial-Paritisipatif, 178-202 | ’Anil Islam Vol. 8. Nomor 2, Desember 2015, hlm. 179-202

Budiyanto, Dwi. 2008. Prophetic Learning: Menjadi Cerdas dengan Jalan Kenabian. Jogyakarta: Pro-U Media.

Darmadi, Hamid. “Humanisasi dan Hominisasi Pendidikan”. (Pontianak Post On Line, Senin, 26 Mei 2003)

Fadjar, A. Malik. 1999. Reorientasi Pendidikan Islam. Jakarta: Fajar Dunia, 1999. Cet. I,

_____________. 2005. Holistika Pemikiran Pendidikan. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

_____________. 2008. Tinta Yang Tidak Pernah Habis. Jakarta: INTI.

Fauzi, Imron. 2012. Manajemen Pendidikan ala Rasulullah. Jogyakarta: Ar-Ruz Media.

Hamalik, Oemar. 1992. Administrasi dan Supervisi Pengembangan Kurikulum. Bandung: Mandar Maju.

http://www.sfeduresearch.org/content/view/175/66/1/6/lang,id/. Tanggal, 17 Desember 2007

http://www.sfeduresearch.org/content/view/175/66/1/6/lang,id/, tanggal 17 Desember 2007. Kajian Normatif Teks al-Qur’an tentang Humanis.

http://www.sfeduresearch.org/content/view/175/66/1/6/lang,id/. Tanggal, 17 Desember 2007

Latif, Abdul. 1996. Pengembangan Sumber Daya Manusia yang Berkualitas Menghadapi Era Pasar Bebas. Jakarta: DPP HIPPI.

Jaelani, Dian Iskandar. Pendidikan Islam Dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia: Konsep Dan Strategi Implementatif, Jurnal Edukasi STAIM Tulungagung, Volume 03, Nomor 01, Juni 2015,

Mas'ud, Abdurrahman. 2002. Menggagas Pendidikan Nondikotomik, Yogyakarta: Gama Media.

Mujib, Abdul, et al. 2008. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kencana, Cet.2.

Pamungkas, Sri Bintang. Dengan Sumber Daya Manusia (SDM) dan IPTEK Mengatasi Kemiskinan, Mencapai Kemandirian, (Jakarta: Seminar dan Sarasehan Teknologi, 1993),

Sastrapratedja, M. Pendidikan sebagai Humanisasi (Yogyakarta: USD, 2001), 11-13. Bandingkan dengan Mudda’i, “Pendidikan Humaniora: Sebuah Model Pendidikan Sejati,” Jurnal Edukasi, Edisi No. 5, 2006, 39-40

Schimmel, Annemarie. 1992. Dan Muhammad adalah Utusan Allah. Bandung : Mizan.

Shihab, Qurash. 1996. Wawasan Al-Qur’an. Bandung: Mizan.

Suryadi, Ace dan Tilaar, H.A.R. 1986. Analisis Kebijakan Pendidikan; Suatu Pengantar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Vaizey, John. 1980. Pendidikan di Dunia Modern. Jakarta: Gunung Agung.

Yamin, Moh. 2009. Menggugat Pendidikan Indonesia: Belajar dari Paulo Freire dan Ki Hajar Dewantara. Yogyakarta: Arruz Media.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.